Selasa, 21 Oktober 2014
 
home / berita / satal / wakil bupati sangihe resmi laporkan sampakang ke polisi
Warga Riung Rugi Sendiri Memilih Golput
BBM Langka, Warga Talaud Nekat Beli BBM Dari Ternate
Inilah Perolehan Suara Pasangan Calon di Talaud
Data PPK Sementara, Pasangan SWM-Pasti Unggul Sementara
Indonesia Minta Snowden Tunjukkan Bukti
Antre Daging Kurban di Istiqlal, 1 Tewas dan Belasan Luka-luka
Dinilai Gagal Jalankan Tugas
Pasca Opini Disclaimer
Kawasa: Kapitalaung Masuk Caleg Harus Mengundurkan Diri
LSM Lahansang Dukung Pembentukan Provinsi Perbatasan Nustar
Wakil Bupati Sangihe Resmi Laporkan Sampakang ke Polisi
Satal | Rabu, 01 Mei 2013 | 10:37    Dibaca 669 kali    Komentar
Oleh : Roland Jo, manadonews.com

TAHUNA – Pernyataan Wakil Bupati Sangihe, Jabes E Gaghana SE ME, yang akan melaporkan, Freejohn Sampakang, salah satu anggota DPRD Sangihe, terkait pencemaran nama baik, ternyata bukan hanya gertak sambal. Buktinya, Selasa (30/4), sekitar pukul 11.00 Wita, surat laporan yang ditandatangani oleh Wakil Bupati itu, sudah masuk ke Mapolres Sangihe. Kapolres Sangihe, AKBP Sumitro SH, melalui Wakapolres, Kompol Iwan Permadi SE, membenarkan jika laporan Wakil Bupati terkait kasus dugaan
pencemaran nama baik sudah diterima, dan telah ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan. “Laporannya sudah kami terimah dan telah ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan. Saya sudah perintahkan kepada Kasat Reskrim untuk segera melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan kepada beberapa orang yang namanya tertera dalam surat laporan sebagai saksi,” ujar mantan Kabag Ops Polres Minahasa Utara ini, kepada wartawan di Mapolres Sangihe, Selasa (30/4).

Mantan Kasat Reskrim Polres Minahasa ini juga menambahkan, dalam laporan Wakil Bupati, dicantumkan bahwa Sampakang selaku terlapor melakukan tindakan pencemaran nama baik, dengan menyebutkan, Jabes Korupsi dan rakus. “Untuk saat ini, belum ada penetapan tersangka, karena masih dalam proses penyelidikan. Namun jika dari hasil penyelidikan, ditemukan ada unsur pencemaran nama baik, baru ada penetapan tersangka, setelah prosesnya ditingkatkan ke penyidikan,” terang Permadi. Sebagaimana diketahui, upaya Wakil Bupati Sangihe melapor Sampakang ke aparat kepolisian, setelah mendapat informasi, bahwa
Sampakang menyebutkan, bahwa adalah Jabes pejabat korupsi dan rakus. Hal ini kemudian ditindaklanjuti oleh Wakil Bupati dengan melaporkan yang bersangkutan ke Polres Sangihe atas dugaan pencemaran nama baik. (onal)

|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  |  Pedoman Media Siber  | 
Copyright © 2014 ManadoNews.com, All rights reserved