Sabtu, 30 Agustus 2014
 
home / berita / politik / soal duet icaljokowi golkar belum temui megawati
Oposisi Guinea Tuntut Pembatalan Pemilu
ICC Mulai Lagi Pengadilan atas Wapres Kenya
Abbas: Tak Ada Lagi Perjanjian Sementara dengan Israel
Hadiri acara Anas, Gede Pasek & Ahmad Mubarok dipanggil DPP
Ini Alasan SBY Batal Hadiri Launching Peserta Konvensi Demokrat
Bekali caleg, Suryadharma minta kader PPP tak cakar-cakaran
Maftuh Basyuni: Semoga pemenang konvensi memang Satria Piningit
Ikut Konvensi, Dahlan Iskan Akui Lemah Karena Hanya Lulusan SMA
Jadi Mendag, Gita Wiryawan Klaim Telah Sejahterakan Rakyat
Siti: Regenerasi PDIP Bukan Buat Jokowi, Tapi Puan atau Prananda
Soal duet Ical-Jokowi, Golkar belum temui Megawati
Politik | Senin, 05 Agustus 2013 | 23:03    Dibaca 165 kali    Komentar
Oleh : MN3, manadonews.com

Partai Golkar belum berniat menemui Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, terkait ajakan Aburizal Bakrie (Ical) kepada Jokowi untuk berpasangan dalam Pemilu presiden dan wakil presiden mendatang.

Pernyataan tersebut dikemukakan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung usai menghadiri acara Silaturahmi dan buka bersama kader Partai Golkar di Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/8).

"Belum, belum ada rencana untuk itu. Kita akan fokus ke partai dulu. Kita fokus membesarkan partai, agar bisa memperoleh suara banyak, atau memenangkan Pemilu 2014," ujar Akbar.

Yang penting sekarang ini, kata Akbar, bagaimana meningkatkan kiprah Partai Golkar terutama dalam pemilu mendatang. Ujian pertama adalah diawali dengan pemilu legislatif. Dengan hasil pemilu legislatif tersebut, lanjut Akbar, akan diketahui apakah Golkar bisa maju sendiri dalam pilpres.

"Karena kita tahu, perolehan suara dalam pemilu legislatif itu akan menentukan partai, apakah bisa mencalonkan presiden secara langsung. Paling tidak mendapat kursi 20 persen kursi di DPR, atau 25 persen suara. Jika itu tercapai kita bisa mencalonkan langsung," terangnya.

Akbar menegaskan, agar Golkar lebih fokus dulu pada pemenangan pemilu legislatif. Apalagi DPP telah menetapkan target yang cukup tinggi, yakni 30 sampai 35 persen. Jika capaian suara lebih dari itu, lanjut Akbar, Golkar akan mempunyai keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi. Dengan kepercayaan tinggi tersebut, Golkar akan semakin yakin bahwa capresnya nanti akan lebih berpeluang untuk menang. (merdeka)

|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  |  Pedoman Media Siber  | 
Copyright © 2014 ManadoNews.com, All rights reserved