Selasa, 21 Mei 2013
home / berita / olahraga / pemain isl dan ipl siap mogok
Manchester City Telan Kekalahan Di Laga Pamungkas
Franck Ribery Ingin Pensiun Di Bayern Munich
Gerard Pique: Barcelona Akan Terus Berkembang
Yuto Nagatomo: Cedera Bikin FC Internazionale Terpuruk
Massimo Moratti Belum Ambil Keputusan
Jack Rodwell: Manchester City Bangkit Musim Depan
Ibrahimovic terbaik di liga utama Prancis
Zdravko Kuzmanovic: Mateo Kovacic Akan Jadi Bintang
Max Allegri Akui Masa Depannya Tak Jelas
Gareth Bale Dibanderol Tottenham €80 Juta
Pemain ISL dan IPL Siap Mogok
Olahraga | Senin, 28 Mei 2012 | 21:03    Dibaca 131 kali    Komentar
Oleh : Sonny Undap, manadonews.com

Konflik PSSI dan dualisme kompetisi sepak bola Indonesia dinilai semakin merugikan pemain. Para pelaku utama sepak bola itupun mulai berontak dan menyatakan protes.

Para pemain yang berlaga di Liga Super (ISL) dan Liga Primer (IPL) Indonesia menghimpun kekuatan dan menyamakan pendapat dalam Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). Mereka menyatakan sikapnya, usai menggelar pertemuan yang disebut #PesepakbolaBersatu di hotel Atlet Century, Senin (28/5/2012).

Munculnya konflik di sepak bola nasional berimbas pada kesulitan keuangan yang dialami sejumlah klub, baik di ISL dan IPL. Yang paling disoroti oleh para pemain itu adalah permasalahan pemenuhan hak-hak pesepakbola yang belum dipenuhi klub.

"APPI meminta kepada klub-klub untuk memenuhi hak-hak pesepak bola, khususnya gaji yang belum dibayarkan, termasuk ijin bagi pesepak bola asing, yang telah disepakati dan diatur di dalam kontrak selambat-lambatnya 7 Juni 2012," ujar Presiden APPI Ponaryo Astaman membacakan pernyataan sikap.

Menurut Ponaryo, jika hak-hak para pemain tidak dipenuhi hingga tengat waktu yang ditentukan, maka para pemain akan melakukan mogok.

"Apabila hingga tanggal 7 Juni 2012 beluma ada pemenuhan hak-hak sebagaimana tersebut di atas, maka #PesebakbolaBersatu akan melakukan tindakan yang diperlukan serta memberikan kuasa dan wewenang kepada APPI untuk melakukan negosiasi dengan klub yang bermasalah termasuk upaya hukum yang tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas pemain Sriwijaya FC itu.

APPI menyebutkan ada 7 klub ISL dan 7 klub IPL yang menunggak pembayaran gaji para pemainnya.

Berikut ini klub yang dituntut APPI untuk segera membayarkan gaji kepada para pemainnya, yaitu: Persija Jakarta (ISL), Deltras Sidoarjo, Sriwijaya FC, Persija (IPL), Persema, Pelita Jaya, Persibo Bojonegoro, PPSM Magelang, Bontang FC, Persiraja, Persela, Arema (ISL), PSM Makasar, dan PSMS (ISL).

Selain menuntut pemenuhan gaji dengan segera, APPI juga berharap untuk musim kompetisi sepak bola berikutnya, agar diikuti oleh klub-klub mapan yang dapat menjamin keberlangsungan operasional dan finansial klubnya, minimal satu musim kompetisi.(inc0
 

|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved