Jumat, 24 Mei 2013
home / berita / nasional / korban longsor di manado terus bertambah
Terjun di Dunia Akting Septy Sanustika Modal Nekat
Artika Sari Devi Melahirkan Anak Perempuan
Kak Seto Karena Usianya Darin Mumtazah Harus Diperlakukan Khusus
Nasya Abigail Kerap Tenangkan Barry Prima di PINTU HARMONIKA
Fatin Tak Boleh Lengah Bertarung Dengan Novita Dewi di Final
Korban tewas terowongan Freeport 21 orang
SKK Migas Turunkan Target Produksi Minyak 2014
Dinas Kebersihan DKI keluhkan kekurangan SDM dan alat berat
Hatta irit Bicara Soal Kasus Freeport
Tiba KPK, Wali Kota Bandung geleng-geleng soal hakim Setyabudi
Korban longsor di Manado terus bertambah
Nasional | Senin, 18 Februari 2013 | 12:20    Dibaca 406 kali    Komentar
Oleh : MN3, manadonews.com
Korban banjir menerima bantuan dari pemkot Manado
Bencana banjir dan tanah longsor di Manado, Sulawesi Utara, hingga saat ini telah menewaskan 15 orang.
Tim evakuasi gabungan pada hari Minggu menemukan lima jenazah di antara timbunan lumpur, seperti dilaporkan kantor berita Associated Press.
 
Banjir di Manado merendam lebih dari 1.000 rumah akibat meluapnya sejumlah sungai setelah sungai selama beberapa jam.
Aparat setempat berusaha membawa traktor dan bulldozer ke lokasi bencana melalui jalan-jalan yang terendam. Ratusan polisi, tentara dan warga menggali timbunan tanah dengan tangan dan pacul.
Kapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol. Dicky Atotot mengatakan tiga anak berusia antara 3 dan 10 tahun turut menjadi korban tewas. Sedangkan jumlah warga yang mengungsi mencapai 8.100 orang.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan longsor juga terjadi di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara pada hari Minggu (17/2). Korban meninggal dilaporkan mencapai tiga orang. Pengecekan terkendala jalan putus akibat longsor.(bbc)
|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved