Rabu, 26 November 2014
 
home / berita / lifestyle / hanya butuh jam untuk memulai perselingkuhan
Membakar Kalori Tanpa Olahraga
Melepaskan Mimpi demi Kesehatan Si Buah Hati
Atasi Pubertas Dini, Remaja Butuh Teman
PlayStation 4 Masuk Indonesia Januari 2014, Harganya Rp 7 Juta
Obama Dilarang Pakai iPhone, Setia dengan BlackBerry
Malam Ini Sherina Berduet dengan James Ingram
5 Mitos Keliru soal Android
Bebaskan Spons Cucian Piring dari Kuman, Rendam dengan Air Garam
Varises Pembuluh Vena Gejala Awal Penyakit Behçet
15 Menit untuk Kuatkan Kasih Sayang Keluarga
Hanya butuh 36 jam untuk memulai perselingkuhan!
Lifestyle | Senin, 19 Agustus 2013 | 19:57    Dibaca 159 kali    Komentar
Oleh : MN3, manadonews.com

 Berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi seseorang untuk mulai berselingkuh? Jawabannya, menurut situs kencan AshleyMadison.com, adalah 36 jam. Hasil ini ditemukan setelah situs ini menganalisis data dari pengguna mereka.

 
AshleyMadison.com menemukan bahwa orang yang berniat selingkuh biasanya bergabung dengan situs kencan itu di pagi hari, sekitar pukul 08.30 - 10.00 pagi. Kemudian mereka mulai mencari pasangan selingkuh saat makan siang. Mereka menggunakan waktu ini untuk ngobrol dan mencari orang yang cocok untuk berselingkuh.
 
Sementara itu, perselingkuhan sesungguhnya baru terjadi keesokan harinya di sore hari setelah mereka selesai bekerja. Mereka menggunakannya untuk ngobrol panjang dan lebar. Hal ini berlanjut hingga keesokan harinya di pagi hari yang digunakan untuk menentukan jam dan lokasi kencan.
 
Pada saat makan siang, kemungkinan besar kedua orang akan bertemu, yang akan dilanjutkan hingga sore dan malam harinya. Jadi secara total, hanya dibutuhkan tiga hari atau 36 jam bagi terjadinya sebuah perselingkuhan.
 
Berdasarkan CEO AshleyMadison.com, Noel Biderman, saat ini proses perselingkuhan semakin mudah karena teknologi yang semakin canggih.
 
"Berkat teknologi modern, berselingkuh menjadi hal yang mudah. dilakukan, semudah memesan makanan dari restoran cepat saji atau mengunduh lagu dari iTunes," ungkap Biderman, seperti dilansir oleh Huffington Post (15/08).
 
Penelitian ini tentu bukan penelitian pertama yang mengamati masalah perselingkuhan. Pada tahun 2012 lalu, penelitian menemukan bahwa alasan terbesar seseorang melakukan perselingkuhan adalah karena ketidakpuasan mereka terhadap hubungan romantis yang mereka jalani. (merdeka)
|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  |  Pedoman Media Siber  | 
Copyright © 2014 ManadoNews.com, All rights reserved