Jumat, 25 Juli 2014
 
home / berita / internasional / pembunuhan massal baru di suriah
Wali Nanggroe dilantik, polisi sita bendera
Gadget Bakal Kurang Disentuh, Banyak Disuruh
Pria India simpan potongan tubuh istri di lemari es
Seminggu menikah, wanita AS bunuh suaminya
AS Janjikan Jepang untuk Tolak Zona Udara China
Eksekusi Mati Tokoh Partai Islam Banglades Ditunda
Gara-gara Video di Youtube, Korsel Kecam Jepang
Amerika hentikan bantuan ke Suriah utara
Pahlawan kemenangan Borussia Dortmund, Kevin Grosskreutz, memuji penampilan militan dan semangat tim
19 Gerilyawan Terbunuh dalam Operasi di Mali Utara
Pembunuhan 'massal' baru di Suriah
Internasional | Sabtu, 02 Juni 2012 | 10:17    Dibaca 182 kali    Komentar
Oleh : MN3, manadonews.com

Para aktivis menerbitkan video yang menunjukkan pembunuhan massal warga sipil oleh milisi propemerintah Suriah, insiden ketiga dalam satu minggu ini.Para aktivis mengatakan 13 buruh pabrik dipaksa turun dari bus dan ditembak mati oleh milisi yang disebut shabiha di satu desa di dekat Qusair, di barat negara itu, kata mereka.

Sejumlah laporan menyebutkan video itu menunjukkan sejumlah jenazah dengan luka parah.
Dewan Hak Asasi PBB akan melakukan pertemuan darurat Jumat (01/06) untuk membicarakan kekerasan di Suriah ini.Dewan HAM PBB dijadwalkan akan menuduh pasukan antipemerintah terlibat dalam pembunuhan massal di Houla, yang menyebabkan lebih 100 orang meninggal termasuk 49 anak-anak.
 
Hari Kamis (31/05), pihak penyidik pemerintah Suriah menuding kelompok pemberontak melakukan pembunuhan itu agar militer asing turun tangan.Perwakilan tetap Amerika di PBB, Susan Rice, mengecam pernyataan itu sebagai "kebohongan" karena tidak ada bukti.Para aktivis menerbitkan video Kamis (31/05) malam di internet. Dua video menunjukkan mayat 13 pria yang menurut mereka tewas di al-Buwaida al-Sharqiya, desa yang terletak antara Qusair dan kota Homs.
 
Dua pembantaian lain
Satu video lain menunjukkan sejumlah jenazah dengan luka-luka parah konsisten dengan luka tembak dari jarak dekat di kepala atau perut, menurut laporan wartawan BBC Jim Muir di Beirut.Para aktivis mengatakan pria yang tewas itu adalah buruh pabrik pupuk yang tengah naik bus dan dipaksa turun oleh anggota shabiha.Para buruh kemudian dirampok terlebih dahulu sebelum ditembak mati, kata para aktivis.
 
Keterangan ini belum dapat dipastikan secara independen, namun pengawas gencatan senjata PBB di lapangan sebelumnya memastikan turuhan serupa oleh aktivis.Pembantaian sebelumnya terjadi di propinsi Deir al-Zour dan di kawasan Houla, propinsi Houla.Penduduk di desa Taldou mengatakan anggota shabiha dikerahkan ke desa mereka Sabtu pekan lalu setelah tentara Suriah melepaskan tembakan ke arah demonstran antipemerintah satu hari sebelumnya.Komisaris HAM PBB mengatakan sebagian besar dari 108 korban ditembak dari jarak dekat atau ditusuk.Lebih dari 20 orang tewas akibat tembakan tank dan artileri sebelum penyerangan dilakukan.(bbc)
|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  |  Pedoman Media Siber  | 
Copyright © 2014 ManadoNews.com, All rights reserved