Selasa, 21 Mei 2013
home / berita / internasional / kelompok islamis hancurkan tempat suci bersejarah di timbuktu
Karzai akan Kunjungi India untuk Bahas Bantuan Militer
Pasukan Pemerintah Bantu Perang Atas Kartel di Meksiko
Presiden Obama Akan Kunjungi Afrika
Korea Utara Bebaskan Kapal China dan Awaknya
Tornado Landa Oklahoma, AS, Sedikitnya 51 Tewas
Militer Nigeria Rebut 5 Benteng Militan
2 Militan Perencana Serangan Teror Tewas Dekat Moskow
Laporan Deplu AS Soroti Iklim Intoleran Beragama
AS Pertegas Sikap terhadap Pelanggaran HAM Nigeria
Pekerja Migran Filipina Khawatir Dampak Pembekuan Perekrutan oleh Taiwan
Kelompok Islamis Hancurkan Tempat Suci Bersejarah di Timbuktu
Internasional | Senin, 02 Juli 2012 | 10:22    Dibaca 195 kali    Komentar
Oleh : Administrator, manadonews.com
Sebuah bangunan tradisional dari struktur lumpur terlihat megah berdiri di kota Mali, Timbuktu (Foto:dok). Kelompok Islamis bersenjata Ansar Dine tela

Kelompok Islamis Ansar Dine telah merusak bangunan warisan dunia di Timbuktu, diantaranya mausoleum (makam) ulama Muslim abad ke 15, Sidi Mahmou. Pemerintah sementara Mali mengutuk serangan para anggota kelompok  Islamis Ansar Dine bersenjata atas tempat-tempat suci bersejarah  di kota kuno Timbuktu, hari Sabtu (30/6).
 
Dalam sebuah pernyataan, pemerintah sementara Mali mengatakan serangan  itu  sama dengan kejahatan perang, dan berjanji akan  mengejar dan menuntut mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut hingga ke Mahkamah Kejahatan Internasional apabila memungkinkan.

Serangan hari Sabtu tersebut terjadi dua hari setelah PBB menyatakan Timbuktu, tempat 16 mausoleum kuno, sebagai  tempat  Warisan Dunia  yang perlu dilindungi.

Para saksi mengatakan kepada VOA bahwa para anggota Ansar Dine merusak tempat-tempat bersejarah itu dengan kapak, sekop dan parang yang sangat mencemaskan penduduk setempat.

Seorang laki-laki mengatakan, kelompok militan mengancam warga kota dengan kekerasan. Seorang lagi mengatakan, mereka tidak  mempunyai senjata untuk membalas serangan.

Diantara  bangunan yang dihancurkan adalah mausoleum ulama Muslim abad ke 15, Sidi Mahmoud.(voa)

|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved