Kamis, 23 Mei 2013
home / berita / internasional / dubes as untuk israel opsi militer atas iran siap jika perlu
RUU Pernikahan Sesama Jenis di Thailand Undang Kontroversi
Setan di Rumah Chris Brown Bikin Tetangganya Takut
Libur Natal One Direction Rilis Buku
Venezuela Alami Krisis Tisu Toilet
RUU Pernikahan Sesama Jenis di Thailand Undang Kontroversi
Pasukan Afghanistan, Taliban Bentrok di Provinsi Helmand
Seorang Tentara Inggris Tewas Dipenggal di London
Obama akan Tinjau Kerusakan Tornado di Oklahoma Hari Minggu
Pejabat Dinas Pajak AS Tolak Beri Kesaksian di Kongres
Komisi Kehakiman di Senat AS Loloskan RUU Legalisasi Imigran Gelap
Dubes AS untuk Israel: Opsi Militer atas Iran Siap, Jika Perlu
Internasional | Jumat, 18 Mei 2012 | 11:09    Dibaca 98 kali    Komentar
Oleh : TR3, manadonews.com

 Duta Besar AS mengatakan Washington bersedia menggunakan kekuatan militer jika perlu untuk menghentikan upaya Iran memperoleh senjata nuklir. AS juga telah memiliki rencana yang siap untuk kemungkinan melakukan serangan itu. 

 
Duta Besar Daniel Shapiro memberitahu para anggota Perhimpunan Pengacara Israel “akan lebih baik menyelesaikan masalah  secara diplomatik dan melalui penggunaan tekanan daripada menggunakan kekuatan militer."
 
"Tapi," ujarnya, "hal itu bukan berarti pilihan demikian  tidak sepenuhnya tersedia Tidak hanya tersedia, tapi siap. Perencanaan yang diperlukan telah dilakukan untuk memastikan bahwa opsi itu siap."
 
Menurut kantor berita Associated Press, yang menyatakan telah memperoleh rekaman pernyataan tersebut, Shapiro mengakui jam diplomatik terus berdetak. "Kami yakin ada waktu – beberapa waktu, bukan waktu yang tidak terbatas," katanya. "Tapi pada titik tertentu, kita mungkin harus membuat keputusan bahwa diplomasi tidak akan berhasil."
 
Komentar duta besar itu pertama kali dilaporkan hari Kamis oleh surat kabar Israel Makor Rishon. Shapiro berbicara hari Selasa. Seorang juru bicara kedutaan Amerika di Tel Aviv menolak menguraikan pernyataan itu, yang disiarkan oleh radio dan televisi Israel.
 
Amerika, Israel dan banyak masyarakat internasional percaya program nuklir Iran merupakan upaya untuk memperoleh senjata nuklir, tuduhan yang dibantah Teheran, yang mengatakan program nuklirnya bertujuan damai untuk memenuhi kebutuhan energi dan medis.
 
Sementara itu, Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta mengatakan Pentagon akan memberi Israel tambahan 70 juta dolar untuk perisai anti-roket jarak dekat yang dikenal sebagai "Kubah Besi."(voa)
 
Dia berbicara demikian setelah bertemu dengan Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, di Washington hari Kamis.(voa)
|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved