Jumat, 24 Mei 2013
home / berita / internasional / belum ada rencana pembicaraan askorut dalam waktu dekat
Pesta di Rumah Justin Bieber Tanda Tangani Dulu Surat Perjanjiannya
Hamil Bibir Kim Kardashian Semakin Seksi
RUU Pernikahan Sesama Jenis di Thailand Undang Kontroversi
Setan di Rumah Chris Brown Bikin Tetangganya Takut
Libur Natal One Direction Rilis Buku
Venezuela Alami Krisis Tisu Toilet
RUU Pernikahan Sesama Jenis di Thailand Undang Kontroversi
Pasukan Afghanistan, Taliban Bentrok di Provinsi Helmand
Seorang Tentara Inggris Tewas Dipenggal di London
Obama akan Tinjau Kerusakan Tornado di Oklahoma Hari Minggu
Belum Ada Rencana Pembicaraan AS-Korut Dalam Waktu Dekat
Internasional | Sabtu, 09 Juni 2012 | 23:03    Dibaca 148 kali    Komentar
Oleh : TR3, manadonews.com
James Kelly, mantan asisten menteri luar negeri AS untuk Asia Timur dan Pasifik (Foto: dok).

James Kelly, yang menjabat asisten menteri luar negeri untuk urusan Asia Timur dan Pasifik antara tahun 2001 dan tahun 2005, kepada VOA mengatakan, peluncuran roket Pyongyang hanyalah satu alasan.

Kelly, yang ikut dalam beberapa sesi perundingan enam negara juga mengatakan, Pyongyang tidak mungkin menghentikan program senjata nuklirnya karena program itu tercakup dalam kebijakan militer pemerintah dan hanya itu prestasi pemerintah yang bisa dibanggakan.

Menurutnya, Korea Utara membutuhkan makanan, bahan bakar dan uang serta menggunakan ancaman senjata nuklir sebagai alat untuk mendapat apa yang dibutuhkan.

Kelly menambahkan Amerika dan negara-negara lain yang berunding dengan Korea Utara perlu latihan kesabaran dan menyaksikan perubahan di dalam negeri Korea Utara. Menurut Kelly, keruntuhan dalam waktu dekat tidak mungkin, tetapi nantinya mungkin terjadi.

Sementara itu, menurut Kelly, pemerintah Amerika harus bekerja sama dengan sekutu-sekutunya di kawasan itu dan terus melibatkan Tiongkok karena pengaruhnya, meskipun terbatas, terhadap tetangganya yang komunis. Dikatakan, Amerika seharusnya memastikan, solusi akhir bagi semenanjung Korea berasal dari rakyat Korea yang tinggal di sana.(voa)

|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved