

Nasib sial menimpa Abdullah Sani Almuna (30). Pria yang berprofesi sebagai guru ini menjadi korban perampokan saat menunggu angkot KWK B 03.
Kejadian itu terjadi pada Kamis (5/7) kemarin, tepat di depan rumahnya di Jalan Manunggal RT 05/01, Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat.
Sebelum berhasil membawa kabur uang senilai Rp 3 juta milik korban, pelaku yang berjumlah empat orang dan mengendarai dua sepeda motor, terlebih dulu memepet korban. Saat posisinya sudah mendekat, pelaku lantas melayangkan celurit ke leher, kepala dan pinggang pak guru ini.
Pak guru Sani sempat berusaha mempertahankan tas miliknya yang berisi laptop, ponsel, dan uang senilai Rp 3 juta. Tak berhasil melawan, Sani pun tersungkur dengan tubuh bersimbah darah.
Pelaku pun langsung mengambil semua barang berharga yang dibawanya. Demikian dikutip dari situs Humas Polda Metro Jaya, Jumat (6/7).
Warga yang melihat kejadian itu tak sempat mengejar pelaku. Sani pun kini harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kasus ini tengah ditangani Polsek Metro Kembangan.[lia]