Senin, 20 Mei 2013
home / berita / ekonomi bisnis / pertumbuhan produksi pabrik tiongkok melambat
Pemerintah tak akan biarkan ekspor tambang tanpa hilirisasi
Gubernur BI: Perekonomian Indonesia paling stabil sedunia
Tanggapi Kecaman, BUMN Tiongkok Janji Dorong Reformasi
Pemerintah dapat hibah USD 600 juta untuk kurangi kemiskinan
Giliran pengusaha ancam buruh
Hatta ngotot perusahaan Tommy Winata danai studi kelayakan JSS
Ekonomi Global Jadi Fokus KTT Asia-Eropa di Laos
Pemerintah pesimis bisa produksi 1 juta bph sampai 2025
DPR: Pertama dalam sejarah menteri laporkan kongkalingkong
Shell gandeng PGN kembangkan gas alam cair
Pertumbuhan Produksi Pabrik Tiongkok Melambat
Ekonomi Bisnis | Jumat, 10 Agustus 2012 | 12:31    Dibaca 228 kali    Komentar
Oleh : MN3, manadonews.com
Produk-produk ekspor Tiongkok siap dikapalkan di pelabuhan Shanghai. Permintaan akan barang ekspor Tiongkok menurun akibat krisis ekonomi di AS dan kr

 Kantor statistik Tiongkok mengatakan, harga-harga konsumen naik 1,8 persen bulan Juli, dibanding tahun lalu, sementara angka inflasi turun dari 2,2 persen yang tercatat pada bulan Juni. Ini adalah angka terendah sejak permulaan tahun 2010. 

 
Tiongkok berusaha untuk merangsang pertumbuhan ekonomi, yang melambat tahun ini karena turunnya permintaan akan barang-barang ekspornya.
 
Pemerintah telah memangkas tingkat suku bunga dua kali sejak bulan Juni dan melonggarkan peraturan yang mengharuskan bank-bank punya uang tunai dalam jumlah tertentu, supaya diizinkan memberikan kredit.
 
Dana moneter internasional atau IMF bulan lalu mendesak Tiongkok untuk meningkatkan konsumsi dalam negeri supaya jangan terlalu tergantung pada ekspor untuk mendorong pertumbuhan ekonominya. (voa)
|  Home  |  Hukrim  |  Politik  |  Olahraga  |  Pariwisata  |  Ekbis  |  Lifestyle  |  Hiburan  |  Teknologi  |  Opini  |  Foto  | 
|  Indeks  |  RSS  |  Video  |  Mobile  |  Redaksi  |  Disclaimer  | 
Copyright © 2011 ManadoNews.com, All rights reserved