
Minyak berjangka pada Selasa (12/6/2012) ditutup di bawah US$83 per barel, karena gagal mendapat dukungan dari bailout bank Spanyol menjelang pertemuan OPEC tentang level produksi akhir pekan ini.
Minyak untuk pengiriman Juli ditutup di level US$82,7 per barel di New York Mercantile Exchange, turun US$1,40 atau 1,7%. Hal ini setelah minyak menyentuh level tertinggi di US$86,64.
“Mengingat sifat jangka pendek dari dorongan positif bailout Spanyol, tampaknya kita masih akan gelisah pekan ini,”ujar Matt Smith, analis Summit Energy.
Pasar akan mencermati pertemuan OPEC terkait produksi, di Winna, Kamis ni, serta pembicaraan megenai program nuklir Iran pekan depan. (inc)