
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bolmong beberapa waktu tertakhir ini, agaknya belum akan mempengaruhi sejumlah lahan pertanian di daerah tersebut. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Bolmong, Ir Channy Wajong ME.
Menurutnya, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya lahan pertanian yang terendam atau terkena banjir. "Saat ini masih dalam keadaan normal. Sebab, tidak ada lahan yang terendam air dan mengancam produksi hasil pertanian di daerah ini," ungkap Channy.
Bahkan, dirinya mengatakan, hujan yang mengguyur daerahnya itu, justru menguntungkan para petani yang akan segera mengolah lahan mereka. "Hujan kali ini justru bisa mendorong produksi pertanian. Apalagi saat ini sudah menjelang masa panen," tuturnya.
Dikatakannya lagi, berdasarkan laporan BMKG, curah hujan masih dalam keadaan normal. Bahkan, di beberapa wilayah hujan termasuk lambat sehingga para petani belum bisa melakukan pengolahan lahan sawahnya.
"Tahun 2011 ini target luas tanam padi di Bolmong mencapai 43.607 hektar dengan luas panen 43.627 hektare. Adapun produktivitas padi diharapkan mencapai 5,1 ton per hektare. Dan target produksi gabah kering kami diprediksikan bisa mencapai 223.198 ton pada tahun ini," terangnya.
Hingga November lalu diungkapkannya, target tersebut sudah terpenuhi sebanyak 195.176 ton atau mencapai 87.45 persen "Sisanya diharapkan bisa dicapai pada akhir tahun ini. Hal ini jika melihat dari sisa tanam 5.632 ha yang dipanen November dan Desember ini sebesar 28.022 GKP atau total produksi sebesar target yang ada," tutupnya. (junaidi)